Kolaborasi Jejaring Nasional Sinergi Antar Desa Untuk Indonesia


Jembatan bagi DESA untuk bekerjasama secara adil dan serta berkelanjutan

guna mewujudkan DESA sebagai tempat hidup yang patut dan layak serta bermartabat bagi semua warga bangsa.

 

BANGKIT DARI DESA

Rekognisi dan subsidiaritas sebagai asas pengaturan Desa membawa implikasi pada desain demokrasi yang dikembangkan di Desa. Hak asal-usul, pola sosio budaya Desa, karakteristik masyarakat Desa, dan kenyataan sosiologis masyarakat Desa menuntut adaptasi dari sistem modern apapun apabila ingin berjalan di Desa, tidak terkecuali; demokrasi.
Demokrasi Desa harus memiliki titik tekan dan nuansa tersendiri yang tidak dapat disamarupakan dengan demokrasi di tingkat daerah maupun nasional. Demokrasi desa haruslah meletakkan kepentingan masyarakat desa sebagai prinsip dasar.

Penyelenggaraan pemerintahan desa secara keseluruhan harus bertolak dan berujung pada kepentingan masyarakat Desa. Kepentingan masyarakat Desa yang dimaksud adalah aspek umum yang berkait dan menentukan perikehidupan warga Desa, khususnya untuk hal yang bersifat strategis salah satunya adalah Kerjasama Desa.

Musyawarah Antar Desa Nasional adalah ajang untuk memperkuat desa sebagai arena demokrasi dan akuntabilitas lokal, merajut jejaring dan kerjasama antar desa, termasuk upaya untuk mengisi ruang-ruang kosong yang ada dalam relasi bernegara antara Pemerintah dan masyarakat desa.

Musyawarah Antar Desa Nasional mendorong lahirnya pola kerjasama antar desa yang terlembagakan dalam wadah Badan Kerjasama Antar Desa, yang menjembatani pertukaran sumber daya dan potensi antar desa desa se Indonesia agar saling menopang, saling berhimpun dan saling bersinergi. Obor besar hanya akan tercipta, jika lilin lilin yang terbentang dari Sabang-Merauke dari Miangas sampai Rote, bersatu dalam menyalakan semangat kemandirian desa, seraya memekikan ‘Bangkit Dari Desa’.

Musyawarah Antar Desa Nasional bukanlah upaya menasionalisasi forum Musyawarah Antar Desa yang sudah ada, akan tetapi gagasan ini adalah sebuah upaya untuk merintis jalan baru guna mengkonsolidasi sumber daya dan potensi desa secara lebih luas bukan hanya sebatas sumber daya ekonomi tetapi juga sumber daya sosial melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman, termasuk untuk mengkonsolidasi sumber daya politik dan jaringan melalui kerjasama pemerintahan antar desa desa. Hal inilah yang kemudian menjadikan kelembagaan kerjasama antar desa bentukan dari MAD ini, bukanlah organisasi asosiasi tingkat nasional dari BKAD bentukan program PNPM.

Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD) Nasional, sebagai sebuah platform dimana kerjasama untuk meningkatkan kemampuan desa desa dalam memperkuat tiga pilar kemandirian desa – pemerintahan, perekonomian dan pengelolaan data – diletakan. Kerjasama yang memungkinkan budaya dan pengetahuan asli serta sumber daya alam strategis didesa seperti tanah, air, keragaman hayati dimuliakan. Kerjasama yang menjadikan inovasi dan manajemen perubahan sebagai cara untuk mengkonstruksikan pengalaman pengalaman desa desa sebagai pengetahuan bersama. Agar kita tidak hanya mewariskan tanah, tetapi kita juga mewariskan pengetahuan.

Musyawarah Antar Desa Nasional dan Badan Kerjasama Antar Desa Nasional, adalah jalan perjuangan untuk membangkitkan kembali kedaulatan dan kemandirian desa.

Panjang Umur Perjuangan !

VISI dan MISI

CO-OWNERSHIP

Co-Owner (Pemilik Bersama), Dimana nilai jejaring bersama secara nasional ini, memiliki kepentingan bersama, kepemilikan bersama dan tumbuh bersama guna mendorong dan mengkonsolidasikan berbagai potensi dan kekuatan eknomi di semua desa. Didukung dengan para socio-technopreneur yang bergerak dalam pengkajian, pemberdayaan, pelatihan, diskusi, edukasi, survei, diseminasi, dan kegiatan lainnya yang berfokus dalam bidang usaha, ekonomi, dan digital.

SOCIAL ECONOMY

Proses penciptaan nilai bersama ini, akan berdampak positif kepada nilai sosial eknomi, dimana entitas ini kedepan sangat strategis, bahwa keterlibatan masyarakat merupakan faktor penting bagi keberhasilan bisnis bersama. Kami menghargai seluruh hak-hak dari mitra dan anggota yang bekerja bersama kami. Sebagai contoh pelopor dalam program Bumdesma Nasional, kami berkomitmen untuk secara berkelanjutan mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat melalui kemitraan jangka panjang dengan setiap BUMDes dan pengurusnya.

CLOSE LOOP

Akan menjadi model visual ekonomi bersama yang menunjukkan bagaimana uang, barang, dan jasa mengalir melalui pasar di antara interaksi produsen dan bisnis. Jenis kegiatan ekonomi yang dilakukan diantaranya berupa ekspor impor barang baik lokal dan regional, jasa, serta faktor produksi seperti modal dan tenaga kerja. Pihak-pihak yang berada di dalam jejaring kolaborasi ini semuanya saling membutuhkan dan mendapatkan manfaat atau keuntungan masing-masing. Setiap pelaku di dalam proses konsolidasi ini harus melakukan tugasnya dengan baik agar tercipta kerjasama yang saling menguntungkan.

Business Partnership 

Dimana kegiatan ini lebih menekankan dan merupakan bisnis dengan banyak pemilik, yang masing-masing telah berinvestasi dalam bisnis tersebut. Beberapa kemitraan mencakup individu yang bekerja dalam bisnis, sementara yang lainnya mungkin termasuk mitra yang memiliki partisipasi terbatas serta kewajiban yang terbatas pula.

Open chat
Butuh Bantuan?
Salam,
Ada yang bisa kita bantu?
Terima Kasih.